Tanda Saat Menggoda Bisa Menjadi Selingkuh dalam Hubungan atau Pernikahan

Gurauan yang ramah dan godaan yang sehat tampaknya seharusnya menjadi pemandangan umum di kantor dan tempat kerja. Tapi kapan menggoda melewati batas dan menjadi curang?
Gurauan yang ramah dan godaan yang sehat tampaknya seharusnya menjadi pemandangan umum di kantor dan tempat kerja. Tapi kapan menggoda melewati batas dan menjadi curang? | Sumber

Apakah menggoda secara sehat sama dengan selingkuh? Haruskah seorang istri khawatir jika suaminya menggoda sekretarisnya? Haruskah seorang pacar mengabaikan pesan teks genit pacarnya kepada pria lain sebagai bukan masalah? Apakah menggoda di luar hubungan pasangan atau pernikahan dianggap selingkuh?

Apakah menggoda ketika seorang istri merahasiakan obrolan nakal di Facebook dari suaminya? Semua pertanyaan ini dapat dijawab hanya jika dimasukkan ke dalam perspektif dalam skenario kehidupan nyata. Artikel ini membahas situasi dan tanda-tanda ketika rayuan melewati batas dan menjadi kecurangan dan perselingkuhan.

Tanda Saat Menggoda Bisa Menjadi Selingkuh

  1. Ketika semua godaan terjadi hanya dengan satu orang
  2. Saat menggoda dirahasiakan
  3. Saat flirting terus berlanjut, meski menimbulkan masalah dalam hubungan
  4. Saat menggoda melibatkan berbagi detail intim tentang hubungan seseorang
  5. Saat menggoda menjadi kebutuhan kompulsif
  6. Ketika waktu yang dihabiskan untuk menggoda meningkat secara signifikan
  7. Saat percakapan genit menjadi nakal dan seksual
  8. Ketika menggoda bertentangan dengan tipe kepribadian normal seseorang
  9. Saat menggoda menjadi sensitif
  10. Saat menggoda secara terbuka diperhatikan oleh orang lain

1. Ketika Semua Flirting Terjadi Hanya Dengan Satu Orang

Menggoda dapat dengan mudah mengarah pada perselingkuhan jika fokusnya hanya pada satu orang. Ciri-ciri perilaku dapat disalahkan ketika seorang pria atau wanita yang memiliki kepribadian genit menggoda orang lain di luar hubungan. Tetapi ketika hanya satu perempuan atau laki-laki yang menerima kebiasaan menggoda pasangan, itu harus dihentikan. Di bawah ini adalah beberapa contoh.



  • Pacar tidak menggoda siapa pun kecuali teman wanita masa kecilnya yang dia klaim memiliki ikatan yang erat dengannya.
  • Istri hanya merayu salah satu teman suaminya yang sukses dan bukan dengan orang lain.
  • Pacar menggoda melalui pesan teks dengan salah satu teman sekelasnya dan tidak terlalu memperhatikan pria lain kecuali pacarnya.
  • Suami hanya merayu salah satu rekannya di tempat kerja meskipun memiliki banyak rekan kerja yang cantik.

2. Ketika Flirting Tersembunyi

Flirting tidak lagi menyenangkan dan menyenangkan jika dirahasiakan. Konsep menggoda yang sehat tetap sehat hanya jika kedua pasangan dalam suatu hubungan atau pernikahan sangat menyadari kebiasaan menggoda satu sama lain.

Pasangan dalam hubungan yang bahagia berbagi segalanya dengan satu sama lain termasuk percakapan genit yang mereka lakukan dengan orang lain. Berikut adalah beberapa contoh kehidupan nyata tentang bagaimana menggoda menjadi curang jika dirahasiakan.

  • Pacar menghapus semua data penjelajahan dan riwayat internet sehingga pacarnya tidak mengetahui tentang pesan genitnya yang dikirim ke gadis lain di Facebook.
  • Istri tidak pernah berbicara dengan kolega prianya di depan suaminya karena menurutnya dia mungkin melihat nada genit dalam suaranya.

3. Saat Flirting Berlanjut, Meski Menimbulkan Masalah dalam Hubungan

Menggoda hubungan di luar boleh-boleh saja selama kedua pasangan benar-benar setuju. Jika salah satu dari pasangan keberatan dengan perilaku semacam ini, sebaiknya segera dihentikan.

Seorang pacar, pacar, istri atau suami harus segera berhenti merayu jika pasangan lain dalam hubungannya tidak senang karenanya. Demi cinta dan demi kewarasan hubungan atau pernikahan, godaan harus dihentikan. Jika godaan masih berlanjut, mungkin ada sisi jahat dan mengkhianati. Di bawah ini adalah beberapa contoh.

  • Pacar terus menggoda teman prianya meskipun pacar lamanya jelas-jelas menolak ikatan dekat mereka.
  • Suami merayu wanita lain di gym meskipun istrinya mengalami depresi karena kebiasaan menggoda.

4. Ketika Menggoda Melibatkan Berbagi Detail Intim Tentang Hubungan Seseorang

Berbicara tentang kekurangan, kegembiraan, dan detail intim tentang hubungan sendiri adalah tanda bahwa menggoda sedang menuju ke arah selingkuh. Berbagi detail tentang pasangan, hubungan, atau pernikahan seseorang menunjukkan rasa tidak hormat yang sama sekali.

Semua pasangan berharap agar pacar, pacar, suami atau istri mereka merahasiakan semua aspek hubungan mereka. Apakah itu tentang masalah rumit seperti masalah perkawinan dan kehidupan seks atau masalah sederhana tentang kecemburuan terhadap mantan, semua detail ini diharapkan dirahasiakan. Jika seorang pria atau wanita mulai membicarakan hal-hal seperti itu sambil menggoda orang lain, batas antara menggoda dan selingkuh dapat dikatakan telah dilewati.

Apakah menggoda menjadi kebutuhan yang kompulsif?
Apakah menggoda menjadi kebutuhan yang kompulsif?

5. Saat Menggoda Menjadi Kebutuhan Kompulsif

Menggoda di luar hubungan atau pernikahan seharusnya menjadi kebiasaan biasa. Itu tidak seharusnya menjadi kebutuhan kompulsif yang tanpanya seseorang tidak dapat melewati satu hari pun.

Menggoda bisa berubah menjadi perselingkuhan ketika seorang pria atau wanita merasakan dorongan untuk menggoda orang lain selama semua interaksi baik itu panggilan telepon singkat atau pertemuan makan siang. Berikut adalah beberapa contoh situasional ketika godaan kompulsif dapat menyebabkan perselingkuhan.

  • Kebiasaan menggoda istri yang kompulsif membuat rekannya merayu saat mereka berdua melakukan perjalanan bisnis bersama. Satu hal dapat mengarah ke hal lain dan wanita itu mungkin selingkuh dari suaminya karena segalanya menjadi terlalu panas untuk dikendalikan.
  • Kebiasaan menggoda pacar yang obsesif disalahartikan oleh wanita lain sebagai tanda bahwa dia mendekatinya dengan cara yang romantis. Obrolan genit di bar dapat dengan mudah membuat wanita tersebut salah percaya bahwa dia tertarik padanya, membuatnya bersandar untuk menciumnya.

6. Saat Waktu Yang Menghabiskan Flirting Meningkat Secara Signifikan

Dialog genit yang singkat dan halus mungkin biasa terjadi di lingkungan kantor pada umumnya. Pria dan wanita yang bekerja bersama hari demi hari mungkin mendapati diri mereka terlibat dalam olok-olok singkat selama lima detik untuk menghidupkan hari yang membosankan.

Tetapi olok-olok genit ini dapat dengan mudah melewati batas dan mengirimkan sinyal yang beragam jika waktu yang dihabiskan untuk menggoda meningkat secara dramatis. Ini dielaborasi dengan contoh situasional.

  • Seorang gadis yang menjalin hubungan jarak jauh yang berkomitmen mungkin mendapati dirinya menggoda seorang pria di kelasnya. Awalnya dia bisa menganggap ini sebagai obrolan acak. Tetapi jika percakapan genitnya dengan pria ini semakin lama semakin lama, hubungan mereka mungkin berkembang menjadi sesuatu yang lebih rumit dari sekadar persahabatan biasa. Momen intim dan sedikit penilaian akan menjadi semua yang diperlukan untuk memberikan sentuhan buruk pada godaan, yang mengarah pada kecurangan.

7. Saat Percakapan Genit Menjadi Nakal dan Seksual

Lelucon genit yang ramah adalah satu hal, tetapi percakapan genit yang bernuansa seksual pasti dianggap sebagai tanda selingkuh. Pasangan dalam suatu hubungan atau pernikahan berkomitmen tidak diharapkan berperilaku nakal atau cenderung melakukan percakapan seksual dengan pria atau wanita lain.

Segala jenis obrolan yang menjurus ke arah seksual dapat dilihat sebagai tanda langsung ketertarikan fisik. Satu baris dapat mengarah ke baris lain dan dalam waktu singkat, pasangan dapat menemukan dirinya melakukan obrolan nakal dengan pria atau wanita lain.

8. Ketika Menggoda Bertentangan dengan Tipe Kepribadian Normal Seseorang

Flirting bisa dianggap curang jika dilakukan oleh orang yang pada umumnya bukan orang yang merayu sejak awal.

Memasukkan ini ke dalam perspektif kehidupan nyata dengan sebuah contoh, misalkan seorang wanita memiliki kepribadian yang sangat tertutup. Dia bahkan tidak tahu bagaimana cara menggoda suaminya dan tetap malu ketika dia merayunya. Suaminya tidak akan pernah mengharapkan dia untuk menggoda pria lain. Tetapi jika dia melakukannya, dia akan langsung menafsirkannya sebagai kecurangan.

Flirting langsung menjadi curang ketika menjadi sensitif.
Flirting langsung menjadi curang ketika menjadi sensitif.

9. Saat Menggoda Menjadi Sensitif

Mitra dalam hubungan yang berkomitmen atau pernikahan seharusnya menjaga tangan mereka sendiri. Tidak ada alasan untuk bersikap sensitif saat berbicara dengan lawan jenis di luar hubungan mereka sendiri.

Definisi godaan yang sehat dalam bentuk olok-olok atau lelucon yang lucu dapat berbeda dari pasangan ke pasangan. Tetapi pendekatan langsung untuk menggoda tidak disukai dan dianggap sebagai langkah pertama menuju kecurangan.

10. Saat Menggoda Secara Terbuka Disadari oleh Orang Lain

Rayuan yang ramah dan sehat mungkin telah melewati batas jika terlihat jelas oleh orang lain. Misalnya, seorang pria yang sudah menikah harus segera menghentikan perilaku genitnya di kantor jika mendengar gosip tentang percikan api antara dirinya dan sekretarisnya. Seorang gadis yang memiliki komitmen hubungan harus berhenti bersikap terlalu ramah dengan mantan jika semua temannya berpikir bahwa dia terjebak di antara cinta dua pria.

Rayuan yang sehat di luar pernikahan atau hubungan yang berkomitmen harus tetap minimalis, halus, dan jarang. Anda tahu ada sesuatu yang aneh ketika orang lain memilih perilaku menggoda.